Musdhalifah Machmud

Ketua Sekretariat Komite Pengarah
BPDP Kelapa Sawit

Dan tidak kalah penting, yaitu mengenai isu
deforestasi yang mencapai level terendah
sepanjang sejarah, terendah pada masa
moratorium, serta memberikan produktivitas yang
tinggi pada sektor perkebunan kelapa sawit yang
produksinya diprediksi melebihi 50 juta ton pada
tahun 2021
.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Teriring doa dan harapan untuk kita semua, khususnya
stakeholder industri kelapa sawit dan umumnya
masayarakat Indonesia, baik pemerintah, pelaku industri,
akademisi dan pemerhati dunia sawit. Semoga kita selalu
diberikan rahmat dan hidayah-Nya oleh Allah SWT.

Buletin triwulanan pada edisi ini, terbit bertepatan pada
masa moratorium perkebunan kelapa sawit berakhir
pada 19 September 2021, sejak pemberlakuannya yang
tertuang pada Intruksi Presiden No. 8 Tahun 2018
tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan
Kelapa Sawit serta Peningkatan Produktivitas
Perkebunan Kelapa Sawit.

Pada edisi kali ini, buletin triwulanan BPDPKS bukan
hanya menyoroti tentang berakhirnya moratorium
kelapa sawit, edisi ini juga mengulas tentang kenaikan
harga CPO yang memecahkan rekor tertinggi mencapai
RM 4.794/ton dan diikuti harga TBS sawit yang juga
mencapai rekor tertinggi.

Dan tidak kalah penting yaitu mengenai isu deforestasi
yang mencapai level terendah sepanjang sejarah,
terendah pada masa moratorium serta memberikan
produktivitas yang tinggi pada sektor perkebunan kelapa sawit yang produksinya diprediksi melebihi 50 juta ton pada
tahun 2021.

Begitu juga dengan pencapaian program B-30 dengan
penggunaan terbesar, tingkat pencampuran tertinggi, serta
mandat terlama yang tidak terinterupsi pada masa ini.
Tidak kalah menarik pencapaian ekspor CPO dan neraca
perdagangan Indonesia pada masa moratorium tersebut
dilaksanakan.

Isu-isu penting lainnya seperti Program Peremajaan
Sawit Rakyat, Penelitian & Pengembangan, maupun yang
berkaitan dengan SDM dapat kita baca secara mendalam
pada edisi ini.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published.