Ekspor dan Neraca Perdagangan Indonesia Mencapai Rekor Tertinggi

Satu tahun setelah pandemi Covid-19, ekonomi Indonesia beranjak pulih ditandai dengan meningkatnya nilai ekspor dan neraca perdagangan hingga mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah pada bulan Agustus 2021.
Peningkatan ini didukung oleh ekspor komoditas nonmigas, terutama dari industri kelapa sawit.

Ekspor Indonesia Mencapai Rekor di Bulan
Agustus 2021

• Ekspor bulanan Indonesia mencapai rekor USD
21,4 miliar pada bulan Agustus 2021, naik 21%
dari bulan Juli dan naik 64% dari Agustus 2020.
Kinerja ekspor ini bahkan sudah melebihi posisi
ekspor prapandemi Covid-19, alias lebih tinggi
dari periode 2019 yang tercatat hanya sebesar
USD 14,3 miliar di bulan Agustus.
• Peningkatan nilai ekspor Indonesia didorong
oleh naiknya ekspor nonmigas sebesar 22%,
dari USD 16,72 miliar menjadi USD 20.36
miliar. Ekspor migas juga meningkat 7,5% dari
USD 992,5 juta menjadi USD 1,07 miliar. Secara

tahunan, ekspor nonmigas meningkat 63% dari
USD 12,46 miliar, sementara ekspor migas
meningkat sebesar 78% dari USD 599,6 juta.
• Harga komoditas andalan Indonesia, terutama
harga kelapa sawit yang tinggi sepanjang kuartal
ketiga tahun 2021 ini, memberi dukungan yang
signifikan terhadap naiknya ekspor nonmigas.
• Harga CPO hingga kuartal ketiga tahun 2021
tercatat 50% lebih tinggi dari harga pada tahun
2020 silam, sedangkan pada bulan Agustus
2021, rata-rata harga CPO spot Malaysia
sebesar RM 4.551/ton, 9% lebih tinggi dari
rata-rata tahun 2021 (RM 4.184/ton).

Realisasi Pendapatan Negara Indonesia

Dalam triliun rupiah

Pendapatan Negara Tumbuh Positif

Realisasi pendapatan negara mencapai Rp 1.177,6
triliun pada Agustus 2021, naik 14% dibandingkan
periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut
mencapai 67,5% dari targetnya di APBN 2021 yang
sebesar Rp 1.743,6 triliun.

Peningkatan ini didukung oleh PNBP yang naik 20%
menjadi Rp 277,7 triliun, karena pendapatan SDA
nonmigas.

Neraca Perdagangan Indonesia

Periode 2020 – Agustus 2021; dalam miliar USD

Indonesia Mencatat Surplus Terbesar di Bulan
Agustus 2021

  • BPS mencatat surplus neraca perdagangan pada bulan Agustus 2021 sebesar USD 4,74 miliar. Surplus ini 82% lebih tinggi dari angka Juli lalu sebesar USD 2,60 miliar. Sebagai catatan, surplus neraca perdagangan pada bulan Agustus 2021 merupakan surplus beruntun ke- 16 kalinya sejak Mei 2020.
  • Rekor surplus sebesar USD 4,74 miliar ini berasal dari sektor nonmigas yang menyumbang USD 5,72 miliar. Sebaliknya, di sektor migas malah terjadi defisit USD 0,98 miliar.

Perbandingan dengan Tahun 2020

  • Sejauh ini Indonesia belum mencatat defisit pada tahun 2021, sebuah prestasi yang terakhir dicapai pada tahun 2016.
  • Pada tahun 2020 terjadi defisit dua kali pada bulan Januari dan April, namun total surplus akhir tahun masih berjumlah USD 21,7 miliar. Sedangkan hingga bulan Agustus tahun 2021 ini, Indonesia telah mencatat surplus sebesar USD 19,17 miliar.
  • Indonesia meraih pendapatan devisa negara tahun 2020 sebesar USD 21,04 Miliar dari sektor minyak sawit dan turunannya, atau 13,5% terhadap neraca nonmigas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.