Harga CPO Kembali Mendekati Titik Tertingginya setelah Jatuh pada Bulan Juni

Harga CPO mengawali kuartal ketiga dengan peningkatan bulanan terbesar sejak 2009, mendorong harga hanya sedikit di bawah titik tertinggi tahun 2021. Harga CPO pun stabil di kisaran RM 4.400-4.700 sepanjang periode ini
akibat dorongan kuat dari sisi permintaan yang datang dari India serta kebijakan baru yang meningkatkan daya tarik ekspor.

Pergerakan Harga CPO Spot MPOB

Dalam RM/Ton

Harga CPO Stabil di Kisaran Harga yang Tinggi

Ada beberapa katalis yang menyebabkan harga stabil di kisaran yang tinggi pada kuartal ketiga yang
antara lain adalah:

Perubahan skema tarif Pungutan Ekspor (PE) produk sawit Indonesia yang berlaku sejak bulan
Juli, menurunkan tarif PE efektif CPO dari USD 255/ton menjadi USD 175/ton. Turunnya tarif
PE memberikan produsen keleluasaan lebih untuk mematok harga yang lebih kompetitif.

India menurunkan bea impor produk
sawit dan menghapus restriksi impor
produk olahan sawit

Produksi Malaysia yang rendah serta
ekspor yang kuat, sehingga stok
sawit menipis.

Outlook Harga CPO

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat
mempengaruhi harga CPO pada kuartal
keempat:

Tingginya Harga Minyak Bumi dan Minyak
Nabati

Harga minyak bumi yang tinggi dan
diperkirakan masih akan meningkat menuju
kuartal keempat berlaku sebagai baseline
bagi harga CPO. Akibatnya, penggunaan
minyak sawit sebagai bahan baku BBN
akan meningkat. Selain itu, tingginya harga
minyak rapeseed serta mulai meningkatnya
harga minyak bunga matahari juga memberi
dukungan kuat bagi harga CPO.

Permintaan Tinggi dari India Menjelang
Musim Festival

Dengan adanya festival seperti Diwali dan
Dussehra di bulan Oktober, impor minyak
sawit untuk pangan kemungkinan besar akan
meningkat untuk memenuhi permintaan India,
menjaga harga tetap kuat di atas RM 4.600/
ton selama kuartal keempat.

Penurunan Produksi

Output sawit Malaysia diperkirakan akan turun
menjadi 18,2 juta ton (2021) dari 19,1 juta
ton (2020) akibat kurangnya tenaga kerja.
Sementara produksi Indonesia bergantung
pada kondisi cuaca dengan adanya La Nina,
karena hujan lebat dapat menurunkan
produksi. Pasokan yang ketat akan memberikan
dukungan pada harga di kisaran yang tinggi.

Prediksi Harga Kuartal Keempat

Berdasarkan faktor-faktor di atas, harga CPO
diperkirakan akan menempati rata-rata RM
4.700/ton pada kuartal keempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *